Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten — 24 Oktober 2026
Keluarga Mahasiswa Magister dan Doktoral (KMMD) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan KMMD Mengabdi 2026 di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan, edukasi pengelolaan sampah, dan pengenalan potensi serta kearifan lokal desa.
Mengusung semangat kolaborasi dan keberlanjutan, kegiatan ini dirancang untuk mendorong kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mengenal dan mendukung potensi lokal Desa Janti. Rangkaian kegiatan melibatkan panitia dan volunteer KMMD UNY, serta berkolaborasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Klaten.
Terdapat tiga kegiatan utama dalam KMMD Mengabdi 2026. Pertama, penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Kegiatan diawali dengan penanaman bibit secara simbolis bersama perwakilan pihak yang terlibat, kemudian dilanjutkan dengan penanaman oleh peserta dan volunteer sesuai pembagian titik penanaman.
Kedua, pengenalan kearifan lokal Desa Janti untuk memperkenalkan kekayaan potensi dan kehidupan masyarakat setempat. Desa Janti memiliki beragam potensi, mulai dari wisata air dan budidaya perikanan hingga kesenian tradisional, kuliner lokal, serta berbagai usaha masyarakat. Pengenalan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami bahwa pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi lokal merupakan bagian penting dari pembangunan desa yang berkelanjutan.
Ketiga, workshop pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Klaten. Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi mengenai pemilahan sampah organik basah dan kering, proses pencacahan, serta tahapan pengomposan. Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan sampah organik agar memiliki nilai guna dan tidak sekadar menjadi limbah.
Ketiga kegiatan tersebut saling melengkapi dalam membangun pemahaman bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui aksi langsung, tetapi juga melalui edukasi dan penguatan kesadaran terhadap potensi lokal. Penanaman pohon menjadi langkah nyata kepedulian lingkungan, workshop kompos memberikan pengetahuan praktis mengenai pengelolaan sampah, sedangkan pengenalan kearifan lokal memperkuat apresiasi terhadap identitas dan potensi Desa Janti.
Melalui KMMD Mengabdi 2026, KMMD UNY berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dan mitra terkait dalam mendukung lingkungan yang lestari serta pengembangan potensi desa secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
KMMD Mengabdi 2026 menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan, mengelola sampah dengan bijak, dan melestarikan kearifan lokal merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, langkah sederhana yang dilakukan bersama dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan desa yang lebih lestari dan berdaya.










